Akses MCK Masih Terbatas, Yayasan Damai Aqsha Dorong Sanitasi Layak di Kp. Cipeteuy
Damai Aqsha - Pada suatu pagi di perdesaan, hal paling sederhana bisa berubah menjadi urusan yang tidak sederhana. Ketika satu keluarga harus menunggu giliran menggunakan MCK bersama, aktivitas harian terhenti sejenak—bukan karena kesibukan, tetapi karena keterbatasan fasilitas.
Momen seperti ini mengingatkan bahwa sanitasi bukan hanya soal bangunan, melainkan tentang kenyamanan, kesehatan, dan martabat hidup sehari-hari.
Secara nasional, persoalan ini masih menjadi tantangan nyata. Berdasarkan berbagai laporan pembangunan kesehatan lingkungan, jutaan rumah tangga di Indonesia—terutama di wilayah perdesaan—belum memiliki akses terhadap sanitasi layak.
Kondisi ini berkontribusi pada tingginya risiko penyakit berbasis lingkungan, seperti diare, infeksi kulit, serta pencemaran sumber air. Lingkungan dengan sanitasi terbatas juga cenderung mengalami penurunan kualitas hidup, terutama bagi anak-anak dan lansia yang paling rentan terhadap dampak kebersihan yang kurang memadai.
Berangkat dari kesadaran tersebut, Yayasan Damai Aqsha menyalurkan bantuan pembangunan fasilitas MCK di Kp. Cipeteuy, Ds. Boregah Indah, Kec. Cimanggu, Kab. Sukabumi. Program ini diarahkan untuk memperkuat akses masyarakat terhadap sarana kebersihan yang lebih layak, sehat, dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Sejumlah kajian kesehatan masyarakat menunjukkan bahwa peningkatan akses sanitasi dapat menurunkan risiko penyakit berbasis air dan lingkungan secara signifikan. Lingkungan yang memiliki fasilitas MCK yang memadai cenderung lebih bersih, sumber air lebih terlindungi, dan pola hidup bersih lebih mudah ditanamkan di tingkat keluarga.
Karena itu, pembangunan MCK tidak hanya menghadirkan sarana fisik, tetapi juga membangun kebiasaan dan kesadaran kolektif tentang pentingnya kebersihan lingkungan.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui pemetaan kebutuhan sanitasi di lapangan dan koordinasi dengan berbagai pihak setempat. Fokus utama tidak hanya pada pembangunan fisik, tetapi juga pada fungsi jangka panjang fasilitas agar dapat mendukung kualitas kesehatan lingkungan secara konsisten.
Dengan demikian, kehadiran MCK diharapkan menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan permukiman, melindungi sumber air, serta menciptakan ruang hidup yang lebih sehat bagi keluarga-keluarga di sekitarnya.
Bagi Yayasan Damai Aqsha, program ini merupakan bagian dari ikhtiar membangun perubahan yang bertahap namun berkelanjutan. Sanitasi yang layak dipandang sebagai fondasi penting bagi kehidupan sosial yang lebih sehat, produktif, dan bermartabat.
Setiap fasilitas yang terbangun bukan hanya melayani kebutuhan hari ini, tetapi juga menjadi investasi sosial untuk masa depan lingkungan dan generasi berikutnya.
Kepercayaan para donatur menjadi kunci dari terselenggaranya program ini. Setiap amanah yang dititipkan diarahkan untuk memberi dampak nyata, terukur, dan berorientasi pada keberlanjutan.
Dukungan yang diberikan tidak hanya membangun sarana, tetapi juga memperkuat upaya bersama dalam menjaga kesehatan lingkungan dan kualitas hidup masyarakat.
Melalui langkah-langkah sederhana namun konsisten, Yayasan Damai Aqsha mengajak para dermawan untuk terus menjadi bagian dari ikhtiar kebaikan ini. Karena perubahan besar dalam kesehatan dan martabat hidup seringkali berawal dari perhatian pada hal-hal mendasar—seperti memastikan setiap keluarga memiliki akses terhadap sanitasi yang layak, bersih, dan manusiawi.
Komentar 0
Silakan login untuk memberikan komentar.
Belum punya akun? Daftar sekarang
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama berkomentar!